Bagi sebagian besar orang Indonesia, pasti saat ini merasakan bahwa suhu di Republik ini semakin hari semakin panas. Bukan hanya suhu politik, tapi juga suhu temperatur udara juga lebih panas dari pada dulu 20-30 tahun yang lalu.
Polusi udara oleh kendaraan bermotor biasanya menjadi salah satu momok. Hal ini juga saya pribadi rasakan, karena saya banyak bersepeda kemana-mana. Udara knalpot ternyata sangat tidak bersahabat ke paru-paru manusia.
Pemanasan lain yang juga tidak kalah dahyatnya adalah karena penggunaan listrik yang berlebih. Pembangkit listrik tenaga diesel dan batubara terpaksa bekerja keras untuk mensupply listrik tersebut. Akibatnya polusi berlebih juga terjadi karena kebutuhan listrik tersebut.
Di samping masalah panas, masalah lain yang juga menjadi masalah dalam lingkungan hidup adalah sampah. Pernahkah kita merenungkan kemana dibuangnya PC-PC yang sudah tidak kita gunakan? Biasanya kita jual ke tukang loak, terus entah kemana lagi bukan? Sebetulnya banyak zat beracun yang ada di PC yang kita gunakan, terutama pada tabung layar monitor. Zat ini sangat berbahaya untuk kesehatan kita dan janin.
Jadi pada dasarnya ada dua (2) hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan teknologi yang ramah lingkungan, yaitu,
Hemat energi.
Limbah / sampah.
Konsumsi listrik yang akan besar antara lain adalah AC, Kulkas, TV layar lebar dan komputer. Bayangkan sebuah CPU desktop bukan mustahil untuk menarik 100-200 Watt, belum lagi kalau menggunakan grafik card untuk game yang baik maka diperlukan tambahan daya kadang kala sampai 250 Watt. Belum layar monitor yang biasanya menyedot sekitar 100 Watt. Belum lagi kalau kita menggunakan LCD Projector ini bisa mengambil sampai 250-400 sendiri. Total-total sebuah komputer bisa mengkonsumsi sebanyak 500 Watt-an sendiri.
Kalau di sebuah lab sekolah, di kantor, di WARNET, di game center … bisa dibayangkan berapa banyak daya yang harus disediakan untuk menyalakan semua komputer ini. Sebuah Game Center dengan 20 PC bukan mustahil akan menarik sekitar 10.000-15.000 Watt jika kita harus menyalakan lampu dan AC-nya. Berapa uang yang harus dikeluarkan per bulan? Pasti bukan main.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar